PELAPORAN PENYIMPANAN DAN PEMELIHARAAN
SARANA DAN PRASARANA
PADA KOMITE
SMK NEGERI 2 CIKARANG BARAT
DISUSUN OLEH :
1.
Fifi Febriani
2.
Gini Indah
3.
Hany Fathu
Rohmah
4.
Hasri Arsyadhana
SMK NEGERI 2 CIKARANG
BARAT
JL. FATAHILAH NO.1 A
CIKARANG BARAT-BEKASI
TAHUN 2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat ALLAH
SWT atas petunjuk rahmat, dan hidayah-NYA. Karena atas campur tangan –NYA
sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Obsevasi tanpa ada
halangan apapun sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Dengan ini kami membuat Laporan Penyimpanan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana pada “Komite SMK NEGERI 2 Cikarang
Barat” untuk memenuhi tugas kelompok.
Kami menyadari bahwa laporan ini tidak akan tersusun dengan
baik tanpa adanya bantuan dari pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, pada
kesempatan ini tidak lupa juga saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua
pihak yang telah membantu saya dalam kegiatan praktek kerja industri maupun
dalam penyusunan laporan ini.
Akhir kata, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila
dalam penyusunan laporan ini terdapat banyak kesalahan. Semoga laporan ini
dapat bermanfaat khususnya bagi penulis laporan ini dan pada umumnya bagi para
pembaca.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Keberadaan dan peran komite sekolah dalam upaya
peningkatan mutu pendidikan sekolah di berbagai daerah sangat bervariasi, baik
dari segi status, kinerja, peran, kualitas sekolah, sarana dan prasarana yang
dimiliki oleh komite sekolah. Berkaitan dengan kelembagaan tersebut perlu
adanya dukungan pemerintah terhadap keberadaan komite sekolah.
Komite Sekolah merupakan sebuah badan mandiri yang
mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan
efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan baik pada pendidikan
prasekolah, jalur pendidikan Sekolah, maupun jalur pendidikan luar Sekolah.
Komite Sekolah yang berkedudukan di setiap satuan
pendidikan merupakan badan mandiri yang tidak memiliki hubungan hierarkis
dengan lembaga pemerintahan. Komite Sekolah dapat terdiri dari satuan
pendidikan atau beberapa satuan pendidikan yang berbeda jenjang, tetapi berada
pada lokasi yang berdekatan, atau satuan-satuan pendidikan yang di kelola oleh
suatu penyelenggara pendidikan, atau karena pertimbangan orang lain. Pada
dasarnya posisi komite sekolah berada di tengah-tengah antara orang tua murid,
murid, guru, masyarakat setempat, dan kalangan swasta di satu pihak dengan
pihak sekolah sebagai institusi, kepala sekolah. Dinas pendidikan
wilayahnya,dan pemerintah daerah di pihak lainnya. Peran komite sekolah di
harapkan dapat menjembatani kepentingan keduanya. Komite Sekolah merupakan
bentuk atau wujud kebersamaan yang dibangun melalui kesepakatan (SK Mendiknas Nomor
044/U/2002).
B.
Tujuan dan Manfaat
Tujuan pembuatan makalah
ini adalah untuk memenuhi tugas mata pelajaran Administrasi Sarana dan
Prasarana. Dimana dalam makalah ini berisi tentang Hasil observasi pada Komite
SMK Negeri 2 Cikarang Barat. Manfaat dari makalah ini adalah untuk menambah wawasan
para pembaca mengenai penyimpanan, pemeliharaan, dan pengkodean Sarana dan
Prasarana.
C.
Rumusan Masalah
1.
Apa yang
dimaksud dengan Laporan ?
2.
Apa
fungsi, tujuan, dan manfaat Laporan ?
3.
Bagaimana
teknik pembuatan Laporan yang baik ?
4.
Hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum melakukan penyimpanan?
5.
Bagaimana
cara pemeliharaan sarana dan prasarana ?
6.
Apa tujuan
dari Pengkodean ?
BAB II
PEMBAHASAN
A.
LAPORAN
1. Pengertian laporan
Dalam melakukan
evaluasi seluruh asset
sekolah maka diperlukan
data Laporan.Laporan yang valid
bisa diterbitkan oleh
user admin apabila
semua data yang dibutuhkan pada
sistem informasi sarana
prasarana seluruhnya telah
terisi. Data Laporan sangat dibutuhkan
oleh Bagian Sarana
dan Prasarana untuk
digunakan sebagai dasar kebijakan dalam pengelolaan manajemen
sarana prasarana.
Pengertian
Laporan adalah bentuk penyajian fakta tentang suatu keadaan atau suatu
kegiatan, pada dasarnya fakta yang disajikan itu berkenaan dengan tanggung
jawab yang ditugaskan kepada si pelapor. Fakta yang disajikan merupakan bahan
atau keterangan untuk informasi yang dibutuhkan, berdasarkan keadaan objektif
yang dialami sendiri oleh si pelapor (dilihat, didengar, atau dirasakan
sendiri) ketika si pelapor telah melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan.
Laporan sarana
prasarana adalah suatu
kegiatan yang bertujuan
untuk melaporkan keadaan sarana
dan prasrana kantor, baik persediaan, mutasi maupun keadaan fisik dari sarana
prasarana tersebut dalam periode tertentu.
Laporan akan menghasilkan data-data sebagai berikut :
a) Daftar inventaris barang
b) Laporan mutasi barang
Dalam menyampaikan Laporan sebaiknya dilampiri dengan:
a) Bukti penerimaan barang
b) bukti pembelian barang
c) Bukti pengeluaran barang
d) Kartu barang
e) Kartu persediaan
f) Daftar inventaris
g) Daftar rekapitulasi barang inventaris
Teknik pembuatan Laporan dapat disusun sebagai berikut:
a)
Memeriksa
barang
b)
Menghitung
persediaam baeang awal tahun anggaran
c)
Menghitung
penerimaan dan pengadaan barang
d)
Menghitung
pengeluaran barang
e)
Menghitung
sisa persediaan
f)
Mencatat
mutasi barang
g)
Melaporkan
kepada atasan atau pimpinan
2. Fungsi laporan
Fungsi adanya Laporan
adalah:
1) Sebagai bahan pertanggungjawaban
2) sebagai pengendali persediaan
3) memberikan informasi tentang barang yang
tersedia dan mutasi barang
4) sebagai dasar/bahan dalam pengambilan
keputusan pimpinan.
3. Tujuan laporan
1.
Mengenalpasti
masalah
2.
Memberikan
maklumat dan fakta
3.
Mencadangkan
penyelesaian
4.
Mencadangkan
tindakan yang perlu dilakukan
5.
Membuat
kesimpulan
6.
Menilai
sesuatu penyelidikan atau aktiviti
7.
Membuat
rekod sesuatu peristiwa
8.
Menganalisi
aktiviti perniagaan
9.
Mensintesis
sesuatu pelan tindakan
10. Menghuraikan sesuatu peristiwa, prosedur, tindakan dll.
4. Jenis-jenis laporan
1. Laporan Ilmiah.
Laporan
Ilmiah adalah Laporan yang disusun melalui tahapan berdasarkan teori tertentu
dan menggunakan metode ilmiah yang sudah disepakati oleh para ilmuwan (E.Zaenal
Arifin,1993). Dan menurut Nafron Hasjim & Amran Tasai (1992) Karangan
ilmiah adalah tulisan yang mengandung kebenaran secara obyektif karena didukung
oleh data yang benar dan disajikan dengan penalaran serta analisis yang
berdasarkan metode ilmiah.
2.
Laporan
Teknis.
Laporan
tentang hal teknis penyelenggaraan kegiatan suatu badan atau instansi.Laporan
teknis mengandung data obyektif tentang sesuatu.data obyektif dalam Laporan
teknis itu juga mengandung sifat ilmiah,tetapi segi kepraktisannya lebih
menonjol.sehingga yang dimaksud dengan Laporan teknis adalah suatu
pemberitahuan tentang tanggung jawab yang dipercayakan,dari si pelapor
(perseorangan,tim,badan,atau instansi) kepada si penerima Laporan tentang
teknis penyelenggaraan suatu kegiatan (E.Zaenal Arifin,1993).Dan menurut
Muljanto Sumardi (1982) Dalam Laporan teknik manusia menggunakan bahasa tulis
untuk mengkomunikasikan gagasan,paham,serta hasil pemikiran dan penelitian.
5.
Manfaat laporan
Laporan kegiatan merupakan alat yang penting untuk :
1. Dasar penentuan kebijakan dan pengarahan pimpinan.
2. Bahan penyusunan rencana kegiatan berikutnya.
3. Mengetahui perkembangan dan proses peningkatan kegiatan.
4. Data sejarah perkembangan satuan yang bersangkutan dan
lain-lain.
6. Ciri-ciri laporan
1. Ringkas.
Dalam Laporan yang
ditulis hanya mengemukakan hal-hal pokok secara ringkas yang berhubungan dengan
tugasnya sehingga penerima Laporan segera mengetahui permasalahannya.
2. Lengkap.
Laporan dapat semakin sempurna jika dilengkapi dengan biografi
atau sumber kepustakaan.
3. Logis.
Laporan dianggap logis
jika keterangan yang dikemukakannya dapat ditelusuri alasan-alasannya yang
masuk akal.
4. Sistematis.
Laporan dianggap
sistematik jika keterangan yamg tulisannya disusun dalam satuan-satuan yang
berurutan dan saling berhubungan.
B.
PENYIMPANAN
1. Pengertian Penyimpanan
Penyimpanan adalah
kegiatan yang dilakukan
oleh satuan kerja
atau petugas gudang
untuk menampung hasil pengadaan barang atau bahan kantor, baik berasal
dari pembelian, instansi lain, atau yang diperoleh dari bantuan baik data
maupun barang .
Hal yang harus diperhatikan
sebelum melakukan penyimpanan :
a. Sediakan alat-alat yang diperlukan
b. Sifat barang yang disimpan
c. Kapasitas gudang
d. Prosedur dan tata kerja
e. Biaya yang disedikan
f.
Tenaga
yang diperlukan
g. Jangka waktu penyimpanan
2. Tujuan
penyimpanan
a. Agar barang tidak cepat rusak
b. Agar tidak terjadi kehilangan
c. Agar tersusun rapi sehingga mudah ditemukan
d. Memudahkan dalam analisis barang
3.
Cara penyimpanan barang
a. Barang dicatat dalam pada buku persediaan.
b. Barang disimpan menurut klasifikasi ( jenis, berat,
merek, dan satuan barang ).
c. Barang disimpan dalam keadaan bersih.
d. Barang disimpan pada tempat yang cukup ventilasi.
e. Barang disimpan dengan rapi menggunakan kode yang telah
ditentukan agar mudah di cari.
f.
Barang
yang disimpan terhindar dari sinar matahari.
C.
PEMELIHARAAN
1. Pengertian pemeliharaan
Pemeliharaan
adalah kegiatan terus-menerus untuk mengusahakan agar barang/bahan kantor tetap
dalam keadaan baik atau siap untuk dipakai. Pemeliharaan terhadap
sarana dan prasarana
kantor perlu dilakukan agar
sarana dan prasarana kantor tahan lama dan berfungsi dengan baik.
2. Tujuan pemeliharaan
a. Agar sarana dan prasarana selalu dalam keadaan bersih.
b. Agar barang tidak mudah susut.
c. Agar barang tidak mudah hilang.
3. Cara pemeliharaan
a.
Pemeliharaan berdasarkan waktu :
1) Pemeliharaan sehari-hari.
2) Pemeliharaan berkala.
b.
Pemeliharaan berdasarkan jenis barang :
1)
Pemeliharaan
barang bergerak
2)
Pemeliharaan
barang tidak bergerak
D.
PENGKODEAN
1. Pengertian pengkodean
Kode
inventaris barang merupakan salah satu yang harus dikuasai oleh pemegang
inventaris barang dan pemegang standar sarana dan prasarana dalam hal aset
sekolah baik barang yang diberian sebagai bantuan dari pemerintah maupun yang
pengedaanya dari dana bantuan operasional (BOS).
2. Tujuan pengkodean barang
Agar
terdapat cara yang cukup mudah dan efisien untk mencatat dan sekaligus untuk
mencari dan menemukan barang tertentu, baik secara fisik maupun melalui catatan
ataupun didalam ingatan seseorang.
